Revisi ke-4 nggak lagi gratis diam-diam.
Klien buka satu link, komentar dan ACC di sana — tanpa bikin akun. Begitu kuota revisi di paketnya habis, biaya revisi tambahan langsung masuk ke tagihan. Kamu nggak perlu ingat-ingat, nggak perlu debat.
- Klien tanpa login
- Kuota revisi dihitung otomatis
- Belum ada tagihan apa pun
Kuota revisi sudah tertulis. Bocornya di praktik.
Tiga hal yang bikin revisi ekstra lolos tanpa tertagih:
Feedback tercecer
Masukan klien datang lewat WA, email, dan komentar Drive. Kamu yang harus menghitung: ini revisi keberapa?
Nggak enak nagih
Pas revisi ke-4 datang, rasanya canggung buka obrolan soal biaya. Ujung-ujungnya dikerjakan gratis.
ACC molor, deadline tetap
Klien telat ACC seminggu, tapi tanggal selesai tetap dihitung dari jadwal awal.
Satu alur, dari kirim versi sampai tagihan
Yang sedang kami bangun untuk versi awal:
- Unggah versi deliverableGambar atau PDF langsung diunggah. Video cukup tempel link YouTube atau Google Drive.
- Kirim satu link ke klienKlien komentar, ACC, atau minta revisi di halaman itu — tanpa bikin akun.
- Setiap putaran revisi terhitungRevisi dicatat terhadap kuota paket proyek. Kamu dan tim selalu tahu posisinya: 2 dari 3, 3 dari 3.
- Kuota habis? Masuk tagihanBaris "revisi tambahan" otomatis muncul di tagihan proyek. Tinggal cek, lalu kirim.
Satu revisi = satu kiriman feedback dari klien, bukan dihitung per komentar. Biaya revisi tambahan kamu yang atur: nominal tetap per revisi, atau persentase dari nilai paket.
ACC terlambat? Milestone ikut bergeser dan tercatat — obrolan soal deadline jadi pakai data.
Berapa revisi yang lolos tanpa tertagih?
Isi dengan angka kira-kira di studiomu.
Rencana harga
Belum ada yang bisa dibeli — kami sedang membangun versi awalnya. Pilih paket yang paling cocok supaya kamu masuk daftar prioritas paket itu.
Sebagai pembanding
- Kalau satu revisi ekstra bernilai Rp300 ribu, satu saja yang lolos tiap bulan sudah lebih mahal dari paket Studio.
- Tool proofing luar negeri: sekitar $49–199/bulan (± Rp870 ribu–3,5 juta, kurs Rp17.800/USD), dibayar pakai kartu, dan umumnya fokus ke approval — bukan ke tagihan revisi.
Daftar akses awal
Kami sedang membangun KuotaRevisi untuk agensi & studio 5–50 orang yang sudah punya aturan kuota revisi. Pendaftar dikabari lebih dulu saat versi awal siap dicoba.
- Gratis, tanpa kartu kredit
- Belum ada tagihan apa pun
- Kabar lewat WA atau email — bukan spam
Pertanyaan yang sering muncul
KuotaRevisi sudah bisa dipakai?
Belum. Kami sedang membangun versi awalnya dan membuka daftar akses awal dulu. Pendaftar dikabari lebih dulu saat versi awal siap dicoba — sekarang tidak ada tagihan apa pun.
Klien harus bikin akun?
Nggak. Klien cukup membuka link untuk komentar, ACC, atau minta revisi.
Gimana "satu revisi" dihitung?
Default-nya, satu kiriman feedback dari klien dihitung satu revisi — bukan per komentar. Kuota per paket dan biaya revisi tambahan (nominal tetap atau persentase nilai paket) kamu yang atur per proyek.
Bisa untuk video?
Di versi awal, video lewat link (YouTube/Google Drive) dengan komentar dan ACC per versi. Anotasi per frame belum termasuk.
Klien bisa langsung bayar dari tagihannya?
Belum. Versi awal menyusun tagihan lengkap dengan baris revisi tambahan; pembayarannya tetap lewat cara yang biasa kamu pakai.
Termasuk manajemen proyek (task, Gantt) atau integrasi Figma?
Belum. Versi awal fokus ke satu alur: versi → approval → hitung revisi → tagihan.
Privasi & data
KuotaRevisi dikembangkan oleh RainDev Studio (PT Rahmat Insani Group). Kontak dan jawaban kuesionermu hanya dipakai untuk mengabari akses awal dan memahami kebutuhan calon pengguna — tidak dijual atau dibagikan ke pihak lain.
Untuk mengukur efektivitas iklan, halaman ini memakai Meta Pixel; kontak dapat dikirim ke Meta dalam bentuk tersandi (hash). Kamu bisa minta datamu dihapus kapan saja lewat kontak di raindev.studio/privacy. Kami mengikuti UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.